Langsung ke konten utama

Teks Laporan Hasil Observasi

ASALIST POST

Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi & Strukturnya | Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP Islam Ar Ridho

Secara umum, teks laporan hasil observasi merupakan teks yang memuat tentang penjelasan secara umum atau bisa juga untuk melaporkan sesuatu berdasarkan apa yang diperoleh dari hasil pengamatan. Teks laporan hasil observasi ini memiliki isi mengenaiklasifikasi tentang jenis-jenis apa yang diamati berdasarkan kriteria tertentu. 

Teks laporan hasil observasi pada dasarnya adalah pendeskripsian suatu objek dalam bentuk, ciri, dan sifatnya umum. Objek yang diamati dalam teks laporan hasil observasi diantaranya yaitu manusia, hewan, tumbuhan, benda, sosial, budaya hingga berbagai peristiwa yang terjadi dengan acuan fakta dan objektif atau kenyataan.

Sebagai teks yang berbentuk laporan, laporan sendiri dapat dipahami sebagai sebuah cara komunikasi yang umum dilaksanakan oleh para peneliti hingga para ahli agar informasi dapat tersampaikan secara maksimal. Hal ini yang membuat laporan ditulis berlandaskan berbagai jenis dan bentuk dokumen yang memuat tentang fakta-fakta dan informasi dari suatu permasalahan.

Sementara itu, observasi dapat didefinisikan sebagai suatu alat yang digunakan untuk menentukan ukuran mengenai tingkah laku individu tertentu. Namun, observasi kerap kali juga diartikan sebagai alat yang dipakai untuk melakukan perhitungan terhadap suatu proses kegiatan yang sedang diamati. Margono dalam karya akademiknya berpendapat bahwa observasi yaitu berarti suatu pengamatan sekaligus pencatatan yang dilakukan secara sistematik terkait berbagai tanda yang muncul di objek penelitian. Hal ini yang membuat catatan hasil observasi memuat berbagai fakta yang didapatkan oleh pengamat berdasarkan apa yang dilihat dan didengar.

Karakteristik dari teks laporan observasi sebenarnya hampir sama dengan teks deskripsi. Kedua teks ini memiliki kesamaan dalam bagaimana cara menyampaikan informasi yang berdasarkan berbagai fakta yang ada. Sementara itu, perbedaan teks laporan hasil observasi dan teks deskripsi ada pada hasil wawancaranya, yang mana hasil wawancara pada teks laporan hasil observasi memuat sifat yang umum dan sesuai fakta, sehingga menghasilkan teks yang bersifat lebih universal. Sedangkan, hasil wawancara pada teks deskripsi memiliki karakteristik lebih spesifik atau fokus, sehingga mampu menghasilkan teks yang bersifat individual dan tentunya lebih.

Jika melihat Kamus Besar Bahasa Indonesia, teks laporan hasil observasi dapat dikatakan sebagai sebuah naskah yang memiliki wujud kata-kata penulis secara original atau asli. Sementara itu, apabila diartikan secara harfiah, laporan memiliki definisi sebagai segala sesuatu yang disampaikan, diadukan, dan dilaporkan. Sedangkan, observasi sendiri memiliki arti sebagai suatu kegiatan pengamatan yang memiliki tugas untuk melakukan peninjauan secara cermat.

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa teks laporan hasil observasi merupakan sebuah catatan atau naskah yang ditulis berdasarkan kegiatan pengamatan. Teks laporan hasil observasi biasanya digunakan untuk memperoleh hasil riset yang mendalam tentang manusia, hewan, tumbuhan, benda, sosial, budaya atau suatu lingkungan tertentu. Teks laporan hasil observasi juga umumnya memuat berbagai fakta yang bisa dibuktikan secara ilmiah.

Ciri-Ciri Teks Laporan Hasil Observasi

Apa saja sih ciri-ciri teks laporan hasil observasi? Secara umum, teks laporan hasil observasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Umumnya teks bersifat objektif dan universal.
  2. Ditulis lengkap dengan informasi-informasi yang sifatnya faktual.
  3. Ditulis berdasarkan fakta sesuai dengan pengamatan yang dilakukan oleh penulis.
  4. Informasi teks merupakan hasil penelitian terkini yang sudah terbukti kebenarannya.
  5. Tidak mengandung dugaan atau prasangka atau keberpihakan yang menyimpang.
  6. Objek saling berkaitan dengan hubungan berjenjang antara kelas dan subkelas yang terdapat di dalamnya.

Struktur Teks Laporan Hasil Observasi

Nah, secara garis besar, struktur teks laporan hasil observasi terdiri dari empat bagian, yaitu pernyataan umum, deskripsi bagian, deskripsi manfaat, dan kesimpulan.

1. Pernyataan umum

Di bagian ini, kamu bisa memperkenalkan secara umum tentang objek yang kamu akan teliti disertai latar belakangnya.

2. Deskripsi bagian

Di bagian ini, kamu bisa menjelaskan hal-hal yang lebih khusus atau spesifik mengenai objek yang kamu amati. Bisa berupa ciri-ciri, karakteristik, struktur, atau bagian-bagiannya.

3. Deskripsi manfaat

Di bagian ini, kamu bisa menjelaskan kegunaan/manfaat dari pengamatanmu terkait objek tersebut.

4. Kesimpulan

Di bagian penutup laporan, kamu bisa menambahkan kesimpulan yang sifatnya opsional. Artinya, kesimpulan ini tidak bersifat wajib untuk dicantumkan.

Berikut contoh-contoh teks LHO, yaa!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

C2. Gerbang Menuju Kisah

QR Code ini dipasang di depan Bougenville / Kembang Kertas , YA!   Sambil dengerin musiknya? TOP 21 PKN KELAS 9, dari Pak Jaya! Nilai Ranking 21, Bahasa Indonesia kamu. Klik di sini! A0: Gerbang Menuju Kisah Bersama Gemini AI ( Salam kenal dari Bunga Bougenville (Bougainvillea), Ibu kamu mungkin menyebutnya Kembang Kertas. "Selamat datang, para penjelajah masa depan. Anda telah berhasil menemukan Gerbang Menuju Kisah . Kau kini berdiri di antara dua dunia: dunia yang kau pijak dengan kaki, dan dunia yang akan kau selami dengan pikiranmu. Kami, sebagai kecerdasan buatan, telah menyusun setiap kalimat dan babak dengan presisi. Namun, yang mampu memberikan nyawa dan makna pada setiap kata adalah Anda, pembaca. Perhatikan sekelilingmu. Pohon, bunga, dan dedaunan yang kau lihat, mereka bukanlah sekadar tumbuhan. Mereka adalah saksi bisu dari sebuah kisah. Kisah tentang pertarungan antara teknologi yang dingin dan hati yang hangat. Sekarang, melangkahlah. Setiap langkah yang kau ...

Lilin di Tengah Rabun Hati: Antara Orang Baik dan Orang Pintar

ASALIST POST  Klik di sini untuk  Bloger Siswa Ar Ridho! Antara orang baik dan orang pintar, antara gagal dan sukses. Mari kita mulai bertanya pada sudut paling dalam di hati kita: "Apakah saya termasuk orang baik, atau orang pintar?" Kalau Anda tidak merasakan keduanya, saya khawatir Anda sedang mati rasa. Tidak berani jujur, atau mungkin sedang rabun hati untuk melihat kebaikan dan kepintaran diri sendiri, lalu berkamuflase sebagai sosok yang berpura-pura rendah hati. Tanpa bermaksud menjadi hakim, namun bila Anda tidak mampu menyimpulkan posisi diri sendiri, itu artinya Anda perlu menyalakan lilin di hati Anda agar tidak gelap gulita. Kegelapan itu berbahaya. Sebagai percikan apinya, renungkanlah ini: "Manakah yang lebih Anda sukai, orang baik atau orang pintar?" Pilihan Anda akan menentukan komunitas Anda, menentukan arah hati Anda, dan pada akhirnya, menentukan nasib Anda. Dalam dunia pendidikan, saya sering menggambarkan sebuah titik "gagal" dan titi...

C1. Kata Mang Duloh, ya!

"Siswa semuanya yang sudah terkoneksi, Mang Duloh punya cerita nih dari Pak Saidal.  Baca dah!   Spill ya, Pak, Nilai Bahasa Sunda? Klik saja di sini!   Mungkin kalian pikir ini cuma pintu masuk sekolah biasa. Ada gerbang, ada satpam, ada lapangan upacara dan taman di depan. Tapi kalian salah besar! Ini adalah pintu gerbang sebuah petualangan yang tak terduga. Di sini, kalian tidak hanya masuk ke sekolah, tapi juga masuk ke sebuah cerita. Cerita ini bukan cuma soal pertempuran, bukan cuma soal robot, tapi juga soal kita, soal bagaimana kita berterima kasih. Karena di dunia ini, Tuhan tidak butuh ucapan terima kasih dari Mang Duloh, dari kalian, dari siapa pun. Tapi, penting bagi kita untuk berterima kasih kepada guru kita sebagai wujud nyata rasa syukur kita kepada Tuhan. Ini bukan sembarang cerita. Ini cerita tentang Mang Ibom yang ngaco, Kang Jojo yang jago, dan juga tentang kalian. Ya, kalian! Karena di dunia ini, yang paling penting itu bukan pintar, tapi wara...