Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2012

Asalist Adalah...

Asalist sebenarnya tidak dapat diberi nama, dan ia juga tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata. Asalist yang sesungguhnya hanya dapat dipahami dengan melalui kesadaran rohani manusia melalui abtraksi bernama ‘iman’. Akan tetapi, untuk dapat memudahkan orang mengerti akan Asalist ini, maka inti Asalist harus dijelaskan dengan kata-kata. Asalist secara harafiah dapat dikatakan sebagai "jalan kembali" atau "jalan”. Untuk dapat lebih memahami "jalan" ini, maka ada tiga makna yang dapat dipelajari: 1. Asalist adalah Jalan dari Kenyataan Terakhir. Asalist tidak dapat ditangkap karena tidak melampaui jangkauan panca indera. Asalist melampaui segala pikiran dan khayalan. Oleh sebab itu, kata-kata tidak akan dapat menjelaskan Asalist yang sesungguhnya. Asalist adalah proses mempersembahkan perbuatan kepada yang maha besar dan merupakan azas totalitas segala benda dan kehidupan.   Tuhan yang memulakan dan tidak bermula adalah substansi yang mewujudkan segala benda...

A fiction, Human Being and Education

Bright Day Darul Mahabah @ Javiah Mulai, 11052010 Buku ini ditulis untuk disampaikan kepada manusia yang teramat kompleks dengan pemikiran dan atributnya. Manusia dengan pemikirannya sangat memungkinkan untuk memiliki ‘kesadaran’…, sebuah abstraksi tentang adanya kuasa lain yang melingkari kehidupan ini, kuasa lain itu bisa berupa malaikat, jin, hantu, dedemit, roh halus dan persepsi lainnya, meski di antara sebagian manusia yang lebih mengutamakan rasio serta logika akan menolak persepsi tersebut. Semoga pembaca merupakan bagian dari ‘kesadaran’ itu. ‘Kesadaran’ tentang adanya kuasa lain, adanya Yang Maha Kuasa atas Segalanya, adanya sang pencipta,… meskipun mungkin dengan sebutan dan persepsi yang berbeda, merupakan sebuah abstraksi imani.  Karena ‘Khalika’, sesungguhnya akan senantiasa hadir pada setiap titik ‘kesadaran’… Sadarilah kehadiran-Nya!                           ...

Neo Face

Add caption Pinus Gunung Pancar...